Mahasiswa Pertanyakan Sikap DPRD Sumedang Soal UU Cipta Kerja

Redaksi eRKS FM

 - 

Thursday, 08 October 2020 - 17:42 WIB

Mahasiswa Pertanyakan Sikap DPRD Sumedang Soal UU Cipta Kerja — 5 tahun yang lalu


Aliansi Mahasiswa Sumedang bersatu melancarkan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Kabupaten Sumedang. Unjuk rasa ini dipicu akibat disahkannya undang- Undang Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja.

Terlihat para mahasiswa dijaga ketat oleh pihak aparat keamanan baik dari kepolisian maupun TNI.

Koordinator aliansi aksi mahasiswa Sumedang Atjeng Dea Fikry  mengatakan pihaknya hari ini mempertanyakan sikap DPRD Kabupaten Sumedang terkait UU Cipta Kerja.

“Kami ingin mempertanyakan sikap dari anggota DPRD Kabupaten Sumedang, berani atau tidak menandatangani Kesepakatan Penolakan UU cipta kerja dan langsung kirim ke Presiden,”.

Ia menuturkan, pada Awalnya DPRD Kabupaten Sumedang tidak Mau menandatangani namun setelah berjalan alot diskusi akhirnya mau menandatangani dan mengirimkannya langsung ke Presiden. 

Dimana isi surat tersebut yakni tentang RUU cipta kerja, pasal 15 khususnya ke Kebijakan otonomi, ada penghapusan beberapa Point tentang kebijakan Otonomi.

“Dijelaskan dalam UU cipta kerja ada beberapa hal yang sangat merugikan para pekerja, dan kami sadar itu sangat menghawatirkan,”.

Selanjutnya, setelah semuanya disepakati pihaknya akan mengkaji ulang selama satu minggu apakah berjalan atau tidak, nanti pihaknya akan memantau terus kinerja DPRD Kabupaten Sumedang dalam pembuatan Perda.

Dan apabila itu semua tidak sesuai maka pihaknya akan kembali lakukan aksi, setelah mengetahui format Perda terkait UU Omnibus Law dari DPRD Kabupaten Sumedang.

#mahasiswa #unjuk-rasa #aliansi-mahasiswa-sumedang #dprd #sumedang