UMKM Gempita: Mulai Keripik Hingga Ukiran — 5 tahun yang lalu
UMKM GEMPITA (Gerai Ekonomi Produksi Industri Tanjungkerta) diresmikan secara langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, pada Selasa (21/10/2020). Peresmian ini berlokasi di Jalan Pasir Huni Jingkang, Desa Sukamantri, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang.
Kepala Desa Sukamantri, Dedi Junaedi, sangat bersyukur dengan pihak pemerintah yang memprioritaskan dan memperhatikan gerai UMKM GEMPITA tersebut.
“Alhamdulillah sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah. Selanjutnya kami memprioritaskan akan mengadakan launching gerai UMKM,” ujar Dedi.
UMKM GEMPITA ini sendiri memiliki banyak produk. Salah satunya adalah makanan-makanan olahan pisang, singkong, ubi, hingga kerajinan ukir tangan hingga menjadi juara 4 dalam gerakan inovasi desa se-Kabupaten Sumedang.
“Alhamdulillah sekarang para pelaku UMKM mendapatkan bantuan langsung dari Presiden melalui BPUM (Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro),” tambahnya.
Dedi menuturkan, dengan bantuan tersebut para pelaku UMKM mampu bangkit kembali dari keterpurukan akibat Covid 19 dan kembali mengembangkan UMK.
Sementara itu Camat Tanjungkerta Agus Kori Hidayat mengatakan, terkait rencana pembukaan atau launching gerai UMKM Gempita, memang banyak produk-produk yang akan ditampilkan nanti di gerai tersebut.
“Nanti akan ada produk kerajinan makanan olahan. Namun yang menarik nanti ada pameran seni kaligrafi, seni ukir kayu sampai spons dan bisa dijual dan dimanfaatkan sebagai background pelaminan,” ujar Agus,
Selain makanan dan kesenian ada juga produk kecantikan yang dikembangkan oleh Ny. Nurul yang juga merupakan ketua UMKM setempat dengan Ny. Elis. Nantinya berbagai produk kecantikan tersebut akan menghiasi gerai UMKM GEMPITA.
“Dengan adanya gerai ini (UMKM GEMPITA) nantinya diharapkan warga yang ingin memasarkan produknya bisa ditampung dengan syarat harus bergabung dengan UMKM setempat sehingga lebih tertib dari sisi manajemen,” jelasnya.
Agus menambahkan bahwa selama ini pelaku UMKM setempat hanya memasarkan produknya di lapaknya masing-masing baik online maupun di lokasi. Dan dengan adanya gerai ini diharapkan bisa membentuk sebuah komunikasi yang baik dan positif.
“Kelompok UMKM ini juga diharapkan mampu berkomunikasi satu sama dan lain alias sharing untuk meningkatkan kualitas produk masing-masing. Apalagi untuk dijual secara online maka produk harus fleksibel, irit, dan kreatif,” pungkasnya.