Persoalkan Data, Musda X Golkar Diwarnai Walk Out — 5 tahun yang lalu
eRKSNews – Saat Ketua Sidang Musyawarah Daerah ke-X DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang menyampaikan hasil pemilihan Ketua Golkar Periode 2020-2025, calon ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang Yogi Yaman Santosa memilih walk out.
Sebelumnya, terjadi mediasi dalam rembukan dewan pertimbangan dan sesepuh lainnya di ruang Ketua DPD partai Golkar Provinsi Jawa Barat.
Menurut Yogi, pihaknya mendapatkan 11 suara , dan ingin mengetahui kecamatan mana saja yang beralih. Namun, Panitia Musda tidak mau memberikan data terkait hal tersebut.
Seperti diketahui, faktanya, Yogi didukung 17 Kecamatan, pada sesi jawaban pandangan umum. Diduga, terdapat manipulasi data yang disampaikan tim SC.
“Saya akan melakukan konsolidasi untuk menentukan langkah selanjutnya,” sebutnya, Kamis (27/8/2020).
“Ini ada permainan. Jawa Barat mengirimkan tim sebanyak 15 orang dengan surat tugas, dan tiba tiba dirubah dan hanya jadi dua orang pada tanggal yang sama. Ini akan menjadi bukti untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Partai,” katanya.
Pihaknya belum mengaku kalah, masih ada mekanisme yang lain yakni di Mahkamah Partai.
DPD, lanjutnya, tidak mau melakukan voting karena berdasarkan Verifikasi dari SC.
“Saya minta divoting, agar lebih terbuka, karena dipilih langsung dan lebih demokratis,” katanya.
Musda berlangsung di Aula Bale Caringin Sakti Sekretariat DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.