Gelar Bazar di Exit Tol, Asosiasi UMKM Tak Ingin Langgar Aturan — 5 tahun yang lalu
Di bawah komando Titus Diah, Asosiasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sumedang telah tertata rapi. Di antaranya menyiapkan sarana untuk para pedagang, baik UMKM ataupun PKL.
Lokasinya tidak jauh dari pintu exit tol Kojengkang, sekitar 200 meteran.
Namun, kini di ruas jalan pintu exit tol terlihat pedagang kaki lima ramai-ramai berjualan.
Titus Diah yang juga Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Kabupaten Sumedang mengatakan, kegiatan ini adalah rutinitas Bazar UMKM sekaligus senam sehat ibu-ibu, yang pelaksanaannya setiap hari Minggu.
“Masyarakat sekitar cukup antusias. Namun kendalanya, banyak pedagang kaki lima berjualan di ruas jalan tol. Padahal itu tidak diperbolehkan,” ucapnya, Minggu (18/10/2020).
“Pemerintah Sumedang harus cepat tanggap guna menertibkannya, karena berjualan di ruas Jalan tol tidak diperbolehkan,” sambungnya.
Kalau sudah lama, katanya lagi, pemerintah akan sulit merelokasinya.
“Apalagi yang berjualan bukan asli putra daerah, sedangkan anggota Asosiasi UMKM berjualannya di pintu exit tol,” katanya.
Titus berharap Satuan Polisi Pamong Praja secepatnya menindak para pedagang kaki lima yang melanggar.
“Kalau kami sih tak ingin melanggar, makanya tidak bikin bazar di ruas jalan,” tegasnya. (*)