Aksi Buruh di Sumedang Tidak Ganggu Aktivitas indutri — 5 tahun yang lalu
AKSI buruh di Sumedang pada 6-8 Oktober 2020 melibatkan berbagai elemen buruh, di antaranya SPSI, Gobsi, Pepsi dan KASBI.
Longmarch peserta aksi yang melibatkan sekitar 11 ribuan buruh juga diikuti para mahasiswa.
Di kawasan industri dwipapuri pada tanggal 8 Oktober hanya 2 perusahaan tutup, yakni PT. Sunsilon dan PT. Sarana Mitra Sampurna. Kedua perusahaan ini diliburkan, dan tidak mengirimkan pekerja untuk melakukan aksi, untuk menghindari dampak pandemi covid-19.
Kabid Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang Empung Purwasih mengatakan, perusahaan masih beroperasi normal, dan aksi berjalan dengan aman.
“Perusahan mengizinkan sebagian pekerja ikut unjuk rasa. Sejumlah besar yang demo berasal dari Perusahaan PT.Kahatex dan Ewindo, dan yang lainya hanya sebagian kecil saja,” ungkapnya, Kamis (8/10/2020).
Empung mengaku sudah melakukan konfirmasi sejumlah perusahaan.
“Sejauh ini mereka tidak mengurangi produktifitas,” sebutnya.
Empung juga mengatakan, sebelumnya sudah menyampaikan imbauan pada serikat pekerja, agar saat melakukan aksi, jangan sampai ada kekerasan. Selain itu, juga harus menaati protokol kesehatan. (*)